HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN AYAH DAN INTIMACY PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA
Abstract
Dalam sebuah hubungan, ketakutan akan hubungan yang intim serta kehilangan rasa intim dan afeksi adalah faktor terkuat yang menyebabkan pasangan berpisah. Hubungan dengan pasangan dalam intimate relationship dapat dilihat saat individu memasuki usia dewasa muda, karena pada usia ini individu sedang mengembangkan tahap intimacy dengan lawan jenisnya. Dibandingkan dengan lelaki, perempuan lebih memberikan prioritas terhadap keintiman daripada hubungan seks.Salah satu faktor yang menjadi penyebab utama kesulitan perempuan membentuk hubungan intim adalah hubungan perempuan tersebut dengan kedua orang tuanya.Peneliti memfokuskan pada hubungan anak perempuan dengan ayahnya, karena ayah memiliki peran khas yang sangat memengaruhi perkembangan intimacy anak perempuan. Hubungan anak perempuan dengan ayahnya akan memberikan dampak yang besar pada kemampuan anak perempuan untuk berhubungan baik dan membangun kedekatan intim dengan laki-laki di kehidupannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode statistik uji korelasi. Penelitian ini melibatkan 150 subjek perempuan dewasa muda dalam rentang usia 18 hingga 30 tahun yang sedang menjalin hubungan, baik pacaran dan pernikahan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-random sampling dengan metode accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur keterlibatan ayah dan kuesioner intimacy.Data yang diperoleh dari kedua alat ukur diolah menggunakan metode statistik Pearson Correlation.Hasil dari penelitian ini adalah tidakterdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan ayah dan intimacy pada perempuan dewasa muda. Peneliti juga melakukan analisis data tambahan dan menemukan hubungan yang signifikan antara dua aspek keterlibatan ayah dengan variabel intimacy, yaitu aspek indirect care dan process responsibilities. Selain itu, peneliti juga menemukan hubungan yang signifikan antara satu aspek intimacy dengan variabel keterlibatan ayah, yaitu self-disclosure.Open Access
Journal of Psikovidya (Jurnal Psikovidya) is a national peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all areas of psychology.
This journal provides immediate open access to its content that making research published in this journal freely available to the public that supports a greater exchange of knowledge.
Copyright
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. Authors or others are allowed to multiply articles as long as not for commercial purposes. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Disclaimer
No responsibility is assumed by publisher and co-publishers, nor by the editors for any injury and/or damage to persons or property as a result of any actual or alleged libelous statements, infringement of intellectual property or privacy rights, or products liability, whether resulting from negligence or otherwise, or from any use or operation of any ideas, instructions, procedures, products or methods contained in the material therein.

























