Konsep Diri pada Remaja yang Melakukan Penyimpangan Perilaku Seks Bebas

  • Ervina Mayasari

Abstract

Bentuk ungkapan rasa cinta (kasih sayang) pada remaja dapat dinyatakan
dengan berbagai cara misalnya, pemberian hadiah bunga, berpelukan, berciuman bahkan melakukan hubungan seksual. Cara pandang individu terhadap dirinya akan membentuk suatu konsep tentang diri sendiri. Permasalahan remaja merupakan persoalan yang sangat serius, jika permasalahan remaja yang ada di negeri ini tidak ada solusi dan diselesaikan dengan cepat maka dapat menyebabkan hancurnya tatanan nilai moral bangsa di masa depan. Salah satu faktor yang menentukan perilaku seks pranikah adalah Konsep Diri. Subyek penelitian ini adalah 3 remaja yang berusia 19-21 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi (gambaran) dari konsep diri, remaja, penyimpangan perilaku seks bebas. Metode yang dipakai dalam melakukan penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian, pengetahuan seks subyek bersumber dari teman-temannya, internet dan film porno, ketiga subyek ngambek dan kecewa ketika pacar mereka tidak mau menuruti kemauan subyek untuk melakukan seks.
Published
2017-03-22
How to Cite
Mayasari, E. (2017). Konsep Diri pada Remaja yang Melakukan Penyimpangan Perilaku Seks Bebas. PSIKOVIDYA, 17(2). Retrieved from http://psikovidya.wisnuwardhana.ac.id/index.php/psikovidya/article/view/44
Section
Articles