Hubungan Kepribadian Hardiness dan Resiliensi pada Wanita Dewasa Awal yang mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga

  • Aji Pratama Budiyono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • IGAA Noviekayati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Amherstia Pasca Rina Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Keywords: Resielence, Hardiness Personality, Early Women Adult, Domestic Violence

Abstract

Abstract

Women’s violence is currently increasing in almost every country and causing harm to millions of women and families. In early adult women of domestic violence, there is often an adjustment in her new life to manage stress. The purpose of this study was to determine a positive relationship between hardiness personality and resilience in early adult women of domestic violence. The research design uses quantitative correlational with snowball sampling. The subjects in this study were 115 early adult women aged 20-40 years who had experienced domestic violence. Data analysis results using Pearson Product Moment parametric with IBM SPSS 28 for Windows program. The results obtained are P= 0.781 with a significant value (sig. 2 tailed) of p = 0.001, where p<0.05), which states that there is a positive relationship between hardiness and the resilience of victims of domestic violence. The hypotheses are acceptable.

 

Keywords: Resielence, Hardiness Personality, Early Women Adult, Domestic Violence

 

Abstrak

Hampir di setiap Negara angka Kekerasan pada wanita meningkat, dimana menyebabkan kerugian bagi jutaan perempuan dan keluarga. Pada wanita dewasa awal yang mengalami KDRT, seringkali terjadi penyesuaian pola kehidupan untuk mengelola stres. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kepribadian hardiness dan resiliensi pada wanita dewasa awal yang mengalami KDRT. Metode penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan snowball sampling. Subjek penelitian 115 wanita dewasa awal usia 20-40 tahun korban KDRT. Hasil uji analisis dengan Product Moment Pearson dengan program IBM SPSS 28 for window P=0,781 dengan nilai signifikansi (sig.2 tailed) p=0,001 atau 0,1 persen dimana p < 0,05 menyatakan ada hubungan positif antara kepribadian hardiness dengan resiliensi wanita dengan KDRT. Hipotesis penelitian dapat diterima.

 

Kata Kunci: Resiliensi, Kepribadian hardiness, Wanita dewasa awal, KDRT

References

Amalia. (2017). Pengaruh hardiness dan efikasi diri terhadap regulasi diri. Psikoborneo [Internet]. 5(4):521–530. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/ article/view/4470
Apriliandra S, Krisnani H. (2021). Perilaku Diskriminatif Pada Perempuan Akibat Kuatnya Budaya Patriarki Di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Konflik. J Kolaborasi Resolusi Konflik. 3(1):1. https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i1.31968
Dawenan RC, Akbar SN, Yuniarrahmah E. (2016). Hubungan Antara Regulasi Emosi Dengan Hardiness Pada Atlet Mahasiswa Di Banjarbaru. J Ecopsy. 1(4). https://doi.org/10.20527/ecopsy.v1i4.505
Eley DS, Robert Cloninger C, Walters L, Laurence C, Synnott R, Wilkinson D. (2013). The relationship between resilience and personality traits in doctors: Implications for enhancing well being. PeerJ. 2013(1). https://doi.org/10.7717/peerj.216
Fransisca, Dewi & Vonny M. (2004). Hubungan antara resiliensi dengan depresi pada perempuan pasca pengangkatan payudara (mastektomi). J Psikol. 2(2):101–120.
Hurlock E. (1996). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
Kobasa SC. (1979). Stressful Life Events, Personality, and Health: An Inquiry Into Hardiness. Personal Soc Psychol. 59(1):16–20. https://doi.org/10.1007/BF00263951
Kobasa SC, Maddi SR, Kahn S. (1982). Hardiness and health: A prospective study. J Pers Soc Psychol. 42(1):168– 177. https://doi.org/10.1037/0022-
3514.42.1.168
Kodir, F.A & Mukarnawati U. (2013). Referensi bagi hakim peradilan agama tentang kekerasan dalam rumah tangga. Jakarta: Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.
Mahmood K, Ghaffar A. (2014). The Relationship between Resilience, Psychological Distress and Subjective Well- Being among Dengue Fever Survivors. Glob J Human-Social Sci. 14(10):12–20.
Nur Jannah. (2018). Hubungan antara hardiness dengan resiliensi pada narapidana di lembaga pemasyarakatan klas II A perempuan malang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang
Pancarani N. (2018). Pengaruh Kepribadian Tahan Banting (Hardiness) terhadap Stres Kerja pada Pengajar Muda di Gerakan Indonesia Mengajar. Skripsi. Universitas Negeri Jakarta
PPA K. (2022). No Title. SIMFONI-PPA [Internet]. [accessed 2022 Apr 12]. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringk asan%0A
Rahmawan, T. (2010). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Hardiness Remaja di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Malang. Skripsi, tidak diterbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Reivich, K; Shatte A. (2002). The Resilience Factor: 7 Keys to Finding Your Inner Strength And Overcome Life’s Hurdles. New York: Broadway Books.
Sasongko RD, N.R.H F, K IF. (2016). Resiliensi pada Wanita Usia Dewasa Awal pasca Perceraian di Sendangmulyo, Semarang. Pract Qual Res.:119–148.
Sunyoto D. (2011). Analisis Data untuk Peneltiian Kesehatan. Cetakan I. Yogyakarta: Nuha Medika.
Taylor S. (2015). Health Psychology (9th ed). New York: McGraw-Hill Education.
World Health Organization. (2021). Violence against women prevalence estimates, 2018. [place unknown].
Zuhrotul Azizah. (2021). Upaya Resiliensi Perempuan Penyintas Kekerasan Dalan Rumah Tangga Di Desa Rumbuk Pusat Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Skripsi. Universitas Islam Negeri Mataram
Published
2024-01-04
How to Cite
Budiyono, A., Noviekayati, I., & Rina, A. (2024). Hubungan Kepribadian Hardiness dan Resiliensi pada Wanita Dewasa Awal yang mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga. PSIKOVIDYA, 27(2), 56-62. https://doi.org/10.37303/psikovidya.v27i2.201